{"id":1175,"date":"2025-09-30T05:43:08","date_gmt":"2025-09-30T05:43:08","guid":{"rendered":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/?p=1175"},"modified":"2025-09-30T11:55:37","modified_gmt":"2025-09-30T11:55:37","slug":"berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/","title":{"rendered":"Kunjungan Lapangan ke Lombok: Mendengarkan Suara dan Aspirasi Lokal"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1175\" class=\"elementor elementor-1175\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-98810b5 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"98810b5\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5e251b8 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5e251b8\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p><span style=\"color: #000000\" data-sheets-root=\"1\">Menyusul pelaksanaan program penelitian <em>New Futures for Indonesian Objects<\/em> telah berjalan, tim yang terdiri dari Dr. Sadiah Boonstra, Dr. Yulianti, Ayu Wulandari, dan Hizkirani Jatiningrum mengadakan perjalanan lapangan pertama mereka ke Pulau Lombok. Kunjungan awal ini menjadi langkah penting untuk mendasarkan visi program penelitian pada realitas, memori, dan harapan komunitas lokal yang merupakan komunitas asal dari objek-objek Cakranegara-Lombok, yang lebih dikenal dengan Harta Karun Lombok. Selama beberapa hari, para peneliti melakukan dialog intensif dengan anggota masyarakat, pemimpin lokal, dan pelaku warisan budaya. Percakapan ini bukan sekadar wawancara biasa, melainkan sesi mendengarkan secara seksama yang bertujuan menangkap beragam harapan, sudut pandang, cerita, dan kekhawatiran seputar warisan Cakranegara-Lombok serta Perang Lombok tahun 1894.<\/span><\/p><figure id=\"attachment_994\" aria-describedby=\"caption-attachment-994\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-994 size-large\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-2048x1365.jpeg 2048w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-765x510.jpeg 765w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-994\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\">Diskusi dengan Museum Negeri Nusa Tenggara Barat<\/span><\/figcaption><\/figure><h3><span style=\"color: #000000\">Hari ke-1: Dialog dengan Museum Negeri Nusa Tenggara Barat<\/span><\/h3><p><span style=\"color: #000000\" data-sheets-root=\"1\">Hari pertama kunjungan lapangan ke Lombok, 14 Agustus, dimulai dengan pertemuan resmi dan diskusi di Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (Museum Negeri NTB). Sesi ini menghadirkan delegasi riset dari proyek <em>New Futures for Indonesian Objects<\/em>, bersama Kepala Museum, kurator, fasilitator budaya, dan staf museum. Diskusi berfokus pada peluang kolaborasi dalam penelitian sejarah terkait warisan budaya Lombok. Salah satu poin utama yang diangkat adalah pentingnya melibatkan komunitas lokal di Lombok, khususnya dalam interpretasi sejarah terhadap benda-benda yang sering disebut sebagai \u201cHarta Karun Lombok\u201d. Museum Negeri juga menawarkan akses ke koleksi manuskrip dan benda-benda sejarah yang diharapkan dapat mendukung tahap penelitian berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk membangun kerja sama berkelanjutan, khususnya dalam pengumpulan pengetahuan berbasis komunitas, penelusuran informasi terkait objek, dan mendorong peran komunitas lokal dalam diskusi mengenai warisan budaya.<\/span><\/p><h3><span style=\"color: #000000\">Hari ke-2: Dialog bersama FPNSBL<\/span><\/h3><figure id=\"attachment_998\" aria-describedby=\"caption-attachment-998\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-998 size-medium\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2048x1365.jpeg 2048w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-765x510.jpeg 765w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-560x376.jpeg 560w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-998\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\">I Gusti Yoga Bagus Akasa<\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\" data-sheets-root=\"1\">Tanggal 15 Agustus 2025 menjadi pertemuan yang bermakna dengan Forum Pelestarian Nilai Seni dan Budaya Lombok (FPNSBL), yang diwakili oleh I Gusti Bagus Yoga Akasa, yang dikenal luas dalam komunitas budaya sebagai Yudhi Buster. Bertempat dalam suasana informal namun fokus, pertemuan dibuka dengan presentasi dari FPNSBL yang memaparkan sejarah dan upaya organisasi dalam mengadvokasi isu warisan budaya. Selanjutnya berlangsung dialog yang hidup dan mendalam. Berbagai wawasan dibagikan, tidak hanya mengenai makna sejarah sejumlah situs dan benda, tetapi juga harapan komunitas dalam merebut kembali kendali atas cerita warisan mereka sendiri. Melalui dialog ini, sejumlah nama tokoh lokal dan lokasi bersejarah diidentifikasi sebagai titik masuk potensial untuk penyelidikan sejarah yang lebih mendalam mengenai objek-objek yang dijarah dari Istana Cakranegara. Lebih dari sekadar pertukaran informasi, pertemuan ini meletakkan dasar bagi kolaborasi di masa mendatang.<\/span><\/p><h3><span style=\"color: #000000\">Hari 3: Mendengarkan Cerita: Dari Istana hingga Komunitas<\/span><\/h3><figure id=\"attachment_997\" aria-describedby=\"caption-attachment-997\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-997 size-large\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-1024x683.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-2048x1365.jpeg 2048w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-1-765x510.jpeg 765w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-997\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Dialog dengan AA Made Jelantik Barayang Wangsa<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\">Pada pagi hari tanggal 16 Agustus 2025, tim lapangan bertemu dengan Anak Agung Made Barayang Wangsa, keturunan keluarga kerajaan Mataram di Lombok. Dalam percakapan yang mendalam dan reflektif ini, sejarah dipahami bukan sebagai sekadar catatan, melainkan sebagai memori hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. Warisan Cakranegara-Lombok, menurutnya, pernah memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan politik kerajaan, serta masih membawa makna emosional dalam garis keturunan keluarga. Anak Agung Made juga menyampaikan harapan yang banyak dirasakan: agar beberapa benda tersebut, meskipun tidak dikembalikan secara permanen, dapat suatu saat kembali ke rumah untuk sementara waktu. Pameran, menurutnya, dapat menjadi momen penyambungan kembali, memungkinkan masyarakat Lombok melihat dan merasakan warisan yang pernah hilang dari mereka.\u00a0<\/span><\/p><figure id=\"attachment_1015\" aria-describedby=\"caption-attachment-1015\" style=\"width: 350px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1015\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"350\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1-765x510.jpeg 765w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 350px) 100vw, 350px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1015\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Diskusi dengan Pasir Putih<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\">Tim kemudian bertemu dengan Komunitas Pasir Putih, sebuah kolektif seni dan budaya lokal yang aktif. Kelompok ini berbagi upaya kreatif mereka dalam merayakan dan melestarikan tradisi budaya Lombok, serta menunjukkan antusiasme untuk kolaborasi di masa depan, seperti merancang pameran bersama dan kegiatan yang dapat memperkuat dampak proyek dengan menggabungkan riset akademis dan seni komunitas. Pada malam harinya, fokus beralih ke komunitas yang lebih luas, ketika tim bertemu dengan Lombok Heritage Science and Society (LHSS). Melalui inisiatif edukasi yang berpusat pada Perang Lombok dan dampak sejarahnya, LHSS telah menemukan cara kreatif untuk melibatkan generasi muda. Pendekatan mereka, yang berbasis pada cerita komunitas dan kolaborasi lintas disiplin, menegaskan bahwa sejarah tidak hanya hidup dalam museum atau manuskrip. LHSS juga mengungkapkan harapan agar proyek<em> New Futures for Indonesian Objects<\/em> menghasilkan penelitian lebih mendalam yang mengungkap makna kaya yang tersimpan dalam warisan tersebut.<\/span><\/p><figure id=\"attachment_1016\" aria-describedby=\"caption-attachment-1016\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1016 size-large\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1024x626.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"626\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-1024x626.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-300x183.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-768x469.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24-825x504.jpeg 825w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.24.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1016\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Para Peneliti dan LHSS<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><h3><span style=\"color: #000000\">Hari ke-4: Menelusuri Jejak Sejarah Perang Lombok<\/span><\/h3><figure id=\"attachment_1014\" aria-describedby=\"caption-attachment-1014\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1014\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"267\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25-765x510.jpeg 765w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.25.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1014\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Kunjungan Situs ke Ampenan<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\">Pada tanggal 17 Agustus 2025, tim riset bersama anggota LHSS melakukan kunjungan lapangan yang mengikuti jejak sejarah Perang Lombok, dimulai dari tempat asalnya: Ampenan. Kawasan pesisir ini pernah menjadi titik pendaratan strategis pasukan kolonial Belanda, yang menjadi awal konflik yang melanda pulau ini.\u00a0<\/span><\/p><figure id=\"attachment_1012\" aria-describedby=\"caption-attachment-1012\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1012 size-large\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27-765x510.jpeg 765w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.27.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1012\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Ruins of Lombok Monument<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\">Dari Ampenan, perjalanan bergerak lebih dalam ke lanskap Perang Lombok, seperti situs Makam van Ham dan reruntuhan Monumen Lombok. Salah satu tujuan utama selanjutnya adalah Puri Ukir Kawi, istana utama Kerajaan Mataram. Meskipun sebagian besar istana kini tinggal reruntuhan, dinding yang tersisa menjadi pengingat kuat akan kemegahannya di masa lalu. Situs ini juga menjadi sumber banyak pusaka berharga yang dijarah saat ekspedisi tahun 1894, menegaskan kerugian besar yang dialami pada masa itu. Kunjungan dilanjutkan ke lokasi penting lain seperti Seksari dan Pura Narmada. Seksari dikenal sebagai tempat perlawanan terakhir Mataram, sementara Pura Narmada tetap menjadi pusat suci untuk ritual dan otoritas spiritual. Secara keseluruhan, kunjungan ini memberikan gambaran bagaimana sejarah tetap hidup, tidak hanya lewat peninggalan fisik, tetapi juga melalui cerita dan memori yang melekat pada setiap lokasi. Observasi mendetail, dokumentasi foto, dan percakapan yang dikumpulkan selama perjalanan ini akan memperkaya proyek <em>New Futures for Indonesian Objects<\/em>.<\/span><\/p><figure id=\"attachment_1013\" aria-describedby=\"caption-attachment-1013\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1013 size-large\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26-1024x682.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"682\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26-765x510.jpeg 765w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-08.44.26.jpeg 1280w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1013\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Diskusi di area Narmada<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><h3><span style=\"color: #000000\">Hari 5: Dialog yang Bermakna dengan Puri Pajang dan Majelis Adat Sasak<\/span><\/h3><figure id=\"attachment_995\" aria-describedby=\"caption-attachment-995\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-995\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"267\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-300x200.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-768x512.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-2048x1365.jpeg 2048w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-3-765x510.jpeg 765w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-995\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Dialog dengan pihak Puri Pajang<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\">Pada tanggal 18 Agustus 2025, tim riset melanjutkan perjalanan dengan bertemu cabang lain dari keluarga kerajaan Mataram di Puri Pajang. Pertemuan ini bertujuan memperdalam pemahaman proyek dengan mendengarkan beragam cerita dan harapan yang berkembang dalam keluarga kerajaan besar ini. Percakapan mengungkap perspektif yang kaya dan berlapis mengenai warisan Cakranegara-Lombok dan Perang Lombok, menambah kedalaman penelitian yang sedang berlangsung.<\/span><\/p><figure id=\"attachment_996\" aria-describedby=\"caption-attachment-996\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-996 size-large\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-1024x766.jpeg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"766\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-1024x766.jpeg 1024w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-300x224.jpeg 300w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-768x575.jpeg 768w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-1536x1149.jpeg 1536w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-2048x1532.jpeg 2048w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-16x12.jpeg 16w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.56-2-682x510.jpeg 682w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-996\" class=\"wp-caption-text\"><span style=\"color: #000000\"><em>Para Peneliti bersama Majelis Adat Sasak<\/em><\/span><\/figcaption><\/figure><p><span style=\"color: #000000\" data-sheets-root=\"1\">Pada sore harinya, tim bertemu dengan Majelis Adat Sasak (MAS) di sekretariat mereka, melakukan dialog terbuka dan penuh penghormatan yang dipimpin oleh Ketua MAS, H. Lalu Sadjim Sastrawan, bersama anggota penting dewan lainnya. Diskusi berfokus pada bagaimana komunitas Sasak secara kolektif menafsirkan warisan tersebut, menegaskan bahwa banyak artefak bukan hanya milik kerajaan Bali di Mataram, tetapi juga termasuk pusaka suci, benda adat, dan kekayaan budaya yang berasal dari desa-desa Sasak. Oleh karena itu, mereka menyampaikan aspirasi kuat agar upaya repatriasi dan pelestarian menghormati hak historis dan budaya masyarakat Sasak terhadap benda-benda tersebut. Dialog ini memperluas pemahaman warisan Lombok sebagai warisan bersama.<\/span><\/p><p><span style=\"color: #000000\" data-sheets-root=\"1\">Secara keseluruhan, hasil terpenting dari kerja lapangan pertama ini adalah kesempatan untuk benar-benar menyerap harapan dan kekhawatiran komunitas lokal terkait proyek ini. Keterlibatan awal tersebut membantu membangun kepercayaan dan meneguhkan semangat kolaborasi, sehingga riset dapat menghormati sekaligus menguatkan suara mereka yang paling dekat dengan warisan ini. Wawasan yang diperoleh dari kunjungan awal ini sudah mulai memengaruhi arah proyek, dengan menekankan pendekatan lintas disiplin yang menghargai baik catatan sejarah maupun memori yang tumbuh dikalangan masyarakat. Pemahaman ini memungkinkan proyek bergerak maju dengan sensitivitas dan kesadaran yang lebih besar, memastikan bahwa riset dan kegiatan berikutnya benar-benar mencerminkan suara serta pengalaman masyarakat yang terkiait dengan warisan ini.<\/span><\/p><hr \/><p><a href=\"https:\/\/sustainabledevelopment.ugm.ac.id\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1066\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-10_-150x150.png\" alt=\"\" width=\"60\" height=\"60\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-10_-150x150.png 150w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-10_-12x12.png 12w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-10_.png 200w\" sizes=\"(max-width: 60px) 100vw, 60px\" \/><\/a><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1065\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-16_-150x150.png\" alt=\"\" width=\"60\" height=\"60\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-16_-150x150.png 150w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-16_-12x12.png 12w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-16_.png 200w\" sizes=\"(max-width: 60px) 100vw, 60px\" \/><a href=\"https:\/\/sustainabledevelopment.ugm.ac.id\/\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1213 alignleft\" src=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-17_.png\" alt=\"\" width=\"60\" height=\"60\" srcset=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-17_.png 200w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-17_-150x150.png 150w, https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/sdgs-17_-12x12.png 12w\" sizes=\"(max-width: 60px) 100vw, 60px\" \/><\/a><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menyusul pelaksanaan program penelitian New Futures for Indonesian Objects telah berjalan, tim yang terdiri dari Dr. Sadiah Boonstra, Dr. Yulianti, Ayu Wulandari, dan Hizkirani Jatiningrum mengadakan perjalanan lapangan pertama mereka ke Pulau Lombok. Kunjungan awal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":354,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[39],"tags":[],"class_list":["post-1175","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-updates-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>New Futures for Indonesian Objects Kunjungan Lombok pastfutureheritage.fib % %<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"tim riset New Futures for Indonesian Objects datang ke Lombok untuk mendengarkan aspirasi komunitas tentang Perang Lombok Harta Karun Lombok\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"New Futures for Indonesian Objects Kunjungan Lombok pastfutureheritage.fib % %\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"tim riset New Futures for Indonesian Objects datang ke Lombok untuk mendengarkan aspirasi komunitas tentang Perang Lombok Harta Karun Lombok\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"pastfutureheritage.fib\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-30T05:43:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-30T11:55:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"New Futures For Indonesian Objects\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"New Futures For Indonesian Objects\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"New Futures For Indonesian Objects\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36a1623eebfa7cc3dc0a53e6f73d96b0\"},\"headline\":\"Kunjungan Lapangan ke Lombok: Mendengarkan Suara dan Aspirasi Lokal\",\"datePublished\":\"2025-09-30T05:43:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-30T11:55:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/\"},\"wordCount\":1235,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/79\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/\",\"name\":\"New Futures for Indonesian Objects Kunjungan Lombok pastfutureheritage.fib % %\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/79\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-09-30T05:43:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-30T11:55:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36a1623eebfa7cc3dc0a53e6f73d96b0\"},\"description\":\"tim riset New Futures for Indonesian Objects datang ke Lombok untuk mendengarkan aspirasi komunitas tentang Perang Lombok Harta Karun Lombok\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#primaryimage\",\"url\":\"http:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/79\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg\",\"contentUrl\":\"http:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/79\\\/2025\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/2025\\\/09\\\/30\\\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kunjungan Lapangan ke Lombok: Mendengarkan Suara dan Aspirasi Lokal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/\",\"name\":\"pastfutureheritage.fib\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/36a1623eebfa7cc3dc0a53e6f73d96b0\",\"name\":\"New Futures For Indonesian Objects\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9846b6509cb8b3b2681bd8cf2c9e8332a73bed0a080951627bf834d5a1f3d4b?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9846b6509cb8b3b2681bd8cf2c9e8332a73bed0a080951627bf834d5a1f3d4b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9846b6509cb8b3b2681bd8cf2c9e8332a73bed0a080951627bf834d5a1f3d4b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"New Futures For Indonesian Objects\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\\\/id\\\/author\\\/ayuwulandari99\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"New Futures for Indonesian Objects Kunjungan Lombok pastfutureheritage.fib % %","description":"tim riset New Futures for Indonesian Objects datang ke Lombok untuk mendengarkan aspirasi komunitas tentang Perang Lombok Harta Karun Lombok","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"New Futures for Indonesian Objects Kunjungan Lombok pastfutureheritage.fib % %","og_description":"tim riset New Futures for Indonesian Objects datang ke Lombok untuk mendengarkan aspirasi komunitas tentang Perang Lombok Harta Karun Lombok","og_url":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/","og_site_name":"pastfutureheritage.fib","article_published_time":"2025-09-30T05:43:08+00:00","article_modified_time":"2025-09-30T11:55:37+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg","type":"","width":"","height":""}],"author":"New Futures For Indonesian Objects","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"New Futures For Indonesian Objects","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/"},"author":{"name":"New Futures For Indonesian Objects","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/36a1623eebfa7cc3dc0a53e6f73d96b0"},"headline":"Kunjungan Lapangan ke Lombok: Mendengarkan Suara dan Aspirasi Lokal","datePublished":"2025-09-30T05:43:08+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:55:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/"},"wordCount":1235,"image":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg","articleSection":["Berita"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/","url":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/","name":"New Futures for Indonesian Objects Kunjungan Lombok pastfutureheritage.fib % %","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg","datePublished":"2025-09-30T05:43:08+00:00","dateModified":"2025-09-30T11:55:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/36a1623eebfa7cc3dc0a53e6f73d96b0"},"description":"tim riset New Futures for Indonesian Objects datang ke Lombok untuk mendengarkan aspirasi komunitas tentang Perang Lombok Harta Karun Lombok","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#primaryimage","url":"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg","contentUrl":"http:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/79\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-20.06.57-1024x683.jpeg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/2025\/09\/30\/berita-kunjungan-lapangan-ke-lombok\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kunjungan Lapangan ke Lombok: Mendengarkan Suara dan Aspirasi Lokal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/#website","url":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/","name":"pastfutureheritage.fib","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/#\/schema\/person\/36a1623eebfa7cc3dc0a53e6f73d96b0","name":"New Futures For Indonesian Objects","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9846b6509cb8b3b2681bd8cf2c9e8332a73bed0a080951627bf834d5a1f3d4b?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9846b6509cb8b3b2681bd8cf2c9e8332a73bed0a080951627bf834d5a1f3d4b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9846b6509cb8b3b2681bd8cf2c9e8332a73bed0a080951627bf834d5a1f3d4b?s=96&d=mm&r=g","caption":"New Futures For Indonesian Objects"},"url":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/author\/ayuwulandari99\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/354"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1175"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1222,"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1175\/revisions\/1222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pastfutureheritage.fib.ugm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}