Program New Futures for Indonesian Objects akan menyelenggarakan seminar musim panas pada 8-16 Juli 2026 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, serta di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Arsip:
Artikel
Wacana yang terus berkembang mengenai pengembalian objek kultural telah menjadi perhatian penting di Indonesia, terutama setelah beberapa gelombang repatriasi terbaru dari Belanda. Di tengah dinamika diskusi dan meningkatnya rasa ingin tahu ini, kontribusi akademik terbaru […].
Konsorsium New Futures for Indonesian Objects merupakan inisiatif kolaboratif internasional yang didedikasikan untuk meninjau ulang sejarah, makna, serta kemungkinan masa depan dari objek-objek kultural Indonesia, khususnya objek-objek jarahan yang berasal dari Pulau Lombok.
Dengan bangga, kami mengumumkan bahwa program penelitian Exploring New Futures for Indonesian Objects: Dismantling Colonial Knowledge Production and Recovering Lost Histories and Memories, kini telah hadir di Instagram.
Ayu Wulandari, M.A., mahasiswa PhD yang juga menjadi peneliti dalam New Futures for Indonesian Objects, melalui proses penting dalam studinya dengan menyelenggarakan seminar proposal pada 2 Desember 2025.
Menyusul pelaksanaan program penelitian New Futures for Indonesian Objects telah berjalan, tim yang terdiri dari Dr. Sadiah Boonstra, Dr. Yulianti, Ayu Wulandari, dan Hizkirani Jatiningrum mengadakan perjalanan lapangan pertama mereka ke Pulau Lombok.
Sebagai bagian dari peluncuran New Futures for Indonesian Objects, proyek ini menggelar seminar di Departemen Sejarah, Universitas Gadjah Mada, yang menghadirkan kuliah umum oleh Dr. Sadiah Boonstra berjudul “Beyond the Point of No Return: The […].
Sebuah program penelitian baru tentang warisan budaya Indonesia yang telah direpatriasi, berjudul “Exploring New Futures for Indonesian Objects: Dismantling Colonial Knowledge Production and Recovering Lost Histories and Memories” secara resmi diluncurkan pada 25 Januari 2025.